Mengenal Jenis Jenis Website Dan Penjelasannya

Mengenal Jenis Jenis Website Dan Penjelasannya

Dengan pesatnya kemajuan teknologi, keberadaan website menjadi hal yang sangat penting bagi masyarakat saat ini. Situs web berfungsi sebagai pusat informasi publik yang memungkinkan pengguna mengakses situs web tanpa batas. Itu sebabnya orang sangat membutuhkan situs web. Ada banyak jenis jenis website yang dapat diklasifikasikan berdasarkan sifat, fungsi, dan kontennya.

Secara umum, website dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang terdiri dari beberapa halaman berisi informasi berupa data digital yang tersedia di Internet dalam bentuk teks, foto, video, file audio dan animasi lainnya yang tersedia di Internet.

Jenis Jenis Website Menurut Sifatnya

Saat membuat website, ada berbagai jenis-jenis website berdasarkan sifat yaitu sebagai berikut :

1. Website Statis

Jenis website yang pertama adalah website statis. Situs web statis tidak dioptimalkan dengan baik untuk ukuran layar yang berbeda. Situs web ini dibangun dengan lebar piksel tetap dan tidak pernah berubah.Pertimbangkan bahwa hampir 70% pengguna internet mengunjungi situs web melalui ponsel. Oleh karena itu, situs web statis tidak cocok untuk audiens yang besar.

Situs web statis mungkin memuat sedikit lebih cepat daripada situs web dinamis karena kesederhanaannya dan fakta bahwa konten situs web statis tidak dapat diganti secara otomatis dengan data dari server database atau konten basis data. Akibatnya, halaman web statis biasanya hanya digunakan untuk menampilkan informasi singkat, seperti informasi pengumuman atau acara yang hanya ditampilkan satu kali, atau informasi lain yang tidak terus-menerus diperbarui.

2. Website Dinamis

Situs dinamis adalah situs yang kontennya diperbarui secara berkala. Sebagian besar situs yang ada di internet adalah website dinamis karena konten website dinamis dapat diperbaharui dengan mudah dibandingkan dengan website statis. Konten situs dinamis biasanya diambil dari database dan hanya pengembang atau pengelola situs yang dapat memperbaruinya.

Pengembangan website dinamis bertujuan agar banyak pengguna dapat mengupdate konten website secara kolektif dan dinamis. Pengguna ini biasanya adalah pengelola situs web, yang terdiri dari administrator situs web atau penulis konten. Untuk membuat situs web Anda harus menggunakan setidaknya tiga metode seperti menggunakan CMS, website builder dan menggunakan jasa pembuatan website.

3. Website Responsif

Website dengan desain responsif adalah website yang sepenuhnya dioptimalkan untuk ponsel dan tablet, hingga titik di mana website akan benar-benar terlihat berbeda di setiap perangkat.

Website Anda harus responsif jika sebagian besar audiens Anda menggunakan perangkat selain komputer untuk melihat situs Anda, karena hal ini akan memberikan pengalaman terbaik bagi para pengguna.

Jenis Jenis Website Menurut Fungsinya

Berikut adalah jenis jenis website berdasarkan fungsi yang paling populer :

1. Blog atau Website Pribadi

Contoh blog dari Nextgen.co.id

Jenis situs web pertama dalam hal fungsionalitas adalah blog pribadi, yang telah menjadi tempat populer bagi orang-orang untuk mendokumentasikan peristiwa penting dalam hidup mereka. Bentuk lain dari blogging adalah “halaman pribadi” yang menjadi sangat populer.

Menurut survei, 77% pengguna internet membaca blog. Pada tahun 2022, statistik blogging akan terus berkembang hingga jumlah pengguna blog saat ini mencapai 600 juta.

Blog menduduki peringkat ke-5 sumber berita online terpercaya. Blogging memiliki banyak manfaat selain kepercayaan, jadi tidak heran jika popularitas blog terus meningkat.

2. Blog sebagai Pemasaran Konten

Sebuah blog tidak hanya dapat digunakan sebagai buku harian pribadi tetapi juga sebagai alat pemasaran konten. Website jenis ini memungkinkan Anda untuk meningkatkan traffic ke toko online atau website bisnis Anda.

Anda dapat membuat konten atau artikel dengan kata kunci yang umum digunakan oleh calon pelanggan, misalnya “Jual sepatu kulit”.  Anda juga dapat menulis postingan blog pemasaran konten dengan kata kunci seperti “perawatan sepatu kulit” atau “sepatu kulit terbaik”.

3. Website E-Commerce

Dari sekian banyak jenis website di Internet, website e-commerce mungkin yang paling sering Anda dengar. Situs web e-commerce adalah situs web yang memungkinkan orang untuk langsung membeli produk secara online. Website ini identik dengan toko online yang berfungsi sebagai sarana untuk menyelesaikan transaksi antara penjual dan pembeli. Proses pembelian dan pembayaran produk kemudian dilakukan di website.

4. Website Marketplace

Seperti situs e-commerce, situs marketplace adalah situs tempat pembelian online dilakukan. Bedanya, di situs ecommerce, hanya pemilik situs ecommerce itu sendiri yang bisa menjual. Sedangkan marketplace adalah etalase online yang digunakan oleh banyak penjual. Perbedaan keduanya dapat dijelaskan secara gamblang, e-commerce adalah satu kios dengan satu orang penjual sedangkan marketplace adalah pasar dengan banyak kios dan penjual.

Contoh website marketplace Tokopedia

5. Website Social Media

Jenis situs web lainnya adalah jejaring sosial, yang memungkinkan pengguna berbagi gambar atau teks. Jejaring sosial paling populer dalam hal ini tentu saja Facebook dengan 2,07 miliar pengguna aktif. Jejaring sosial lainnya adalah YouTube, Twitter, Instagram, dan LinkedIn.

6. Website Bisnis

Situs web perusahaan atau bisnis adalah setiap situs web yang mengklaim mewakili perusahaan tertentu. Situs web bisnis biasanya adalah situs web perusahaan yang menawarkan produk atau layanan mereka secara online melalui Internet.

Menurut definisi, situs web bisnis sangat mirip dengan situs web e-commerce. Kenyataannya, tidak ada perbedaan mendasar antara kedua website tersebut. Situs e-commerce dapat disebut situs bisnis, tetapi situs bisnis tidak selalu merupakan situs e-commerce.

Setiap perusahaan harus memiliki setidaknya satu situs web. Berkat website, perusahaan akan lebih dikenal sebanyak mungkin orang dan lebih mudah ditemukan di Internet. Selain itu, memiliki situs web dapat membuat bisnis Anda lebih dipercaya dan kredibel. Ada dua cara untuk membuat situs web bisnis: menggunakan pembuat situs web atau membuat situs web Anda sendiri dari awal.

Jika Anda paham teknologi, membangun situs web Anda sendiri mungkin merupakan pilihan yang tepat karena memberi Anda lebih banyak kendali atas desain dan fungsionalitas situs web Anda. Namun, jika Anda tidak memiliki keahlian atau waktu, menggunakan layanan pengembangan web bisa menjadi alternatif yang nyaman dan murah.

7. Website Media

Jenis website lainnya adalah website portal berita. Seperti namanya, situs berita adalah situs yang mengumpulkan berita dan jenis laporan lainnya. Situs berita biasanya dapat menghasilkan pendapatan melalui iklan yang ditampilkan di situs, model keanggotaan berbayar, atau kombinasi keduanya. Tiga portal media paling terkenal di Indonesia adalah Detik, Kompas dan Liputan6. Membangun situs berita lebih mahal karena membutuhkan lebih banyak sumber daya hosting.

8. Website Portfolio

Situs Web Portofolio adalah situs bagi para profesional kreatif/freelancer untuk menampilkan karya terbaik mereka. Situs web ini juga dapat berfungsi sebagai CV online untuk menunjukkan kemampuan pemilik untuk menarik klien/perekrut potensial saat melamar pekerjaan. Jenis situs web ini ideal untuk desainer grafis, fotografer, penulis, dan seniman.

9. Website Komunitas Online

Situs atau website juga dapat digunakan oleh komunitas online. Ada banyak sekali topik yang dapat dibahas oleh komunitas online di internet. Situs komunitas online biasanya didedikasikan untuk topik tertentu. Jenis situs web ini memberi pengunjung informasi, kiat, atau tutorial terkini tentang topik tertentu. Misalnya, pengguna web hosting Indonesia memiliki situs komunitas online untuk diskusi web hosting.

10. Website Pendidikan

Situs Pendidikan adalah website yang dibuat oleh lembaga pendidikan seperti sekolah dan universitas. Situs pendidikan berisi informasi tentang pendaftaran siswa, misi dan visi organisasi pendidikan, galeri foto, berita tentang organisasi pendidikan, dan informasi lain yang berkaitan dengan organisasi pendidikan tersebut.

Juga, banyak situs pendidikan menggunakan situs keanggotaan di mana mereka dapat memasukkan dan mengambil informasi untuk tujuan tertentu, seperti mengikuti kursus, e-learning, dll.

Contoh jenis situs pendidikan antara lain sekolah, universitas, penyedia kursus, dan situs lainnya. Domain website pendidikan di Indonesia biasanya diakhiri dengan .sch.id atau ac.id . Namun, masih banyak situs kursus lain yang menggunakan domain lain, seperti .com.

11. Website Hiburan

Berikutnya adalah website hiburan atau entertainment website yaitu sebuah website yang dirancang untuk menghibur masyarakat (pemirsa) dalam bentuk foto, video, film dan musik. Beberapa contoh situs hiburan terkenal adalah Youtube, Netflix dan 1cak.

Dengan banyaknya situs hiburan yang saling bersaing, penting untuk menginvestasikan waktu dan tenaga dalam menemukan pemirsa untuk situs Anda.

Tentang Penulis

Tinggalkan Balasan

Artikel Terbaru

Kategori Artikel

Keranjang Belanja0
Keranjang belanja kosong ...
0