Jasa Software Inventory

Software Inventory untuk Stok Lebih Terkendali

Kelola penerimaan, penyimpanan, perpindahan, picking, pengiriman, stock opname, dan kebutuhan restock dalam satu sistem yang dapat disesuaikan dengan operasional gudang perusahaan Anda.

  • Pantau stok berdasarkan produk, gudang, dan lokasi penyimpanan.
  • Catat penerimaan, transfer, picking, dan pengiriman dalam alur yang jelas.
  • Kurangi selisih stok melalui transaksi, approval, dan audit trail yang dapat ditelusuri.
  • Kelola batch, serial number, expiry date, dan barcode sesuai kebutuhan.
  • Hubungkan inventory dengan Purchase, Sales, Manufacturing, dan Accounting tanpa input berulang.

Solusi dapat dibangun menggunakan Odoo Community Edition yang bersifat open-source. Tidak ada biaya lisensi software per pengguna untuk Community Edition, sedangkan biaya implementasi, hosting, development, integrasi, perangkat, training, maintenance, dan support disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Inventory OperationsContoh mockup sistem
On Hand
18,420
Forecasted
20,150
Receipts
24
Delivery
31
OperationLocationBatchStatus
Receipt WH/IN/1042WH/InputLOT-0726Ready
Picking WH/OUT/883WH/Stock/A-02SN-1842Waiting
Internal TransferWH/B-04LOT-0719Assigned
Receive → Store → Move → Pick → Deliver
Purchase, Sales, Manufacturing, dan Accounting dapat diintegrasikan sesuai kebutuhan.

Apakah Data Stok dan Aktivitas Gudang Anda Masih Terpisah?

Ketika penerimaan, penyimpanan, transfer, picking, dan pengiriman tidak tercatat dalam satu alur, stok di sistem mudah berbeda dengan kondisi fisik di gudang.

Stok Sistem Berbeda dengan Fisik

Penerimaan, pengeluaran, retur, atau penyesuaian tidak dicatat secara konsisten sehingga stock opname selalu menghasilkan selisih.

Lokasi Barang Sulit Ditemukan

Tim mengetahui barang masih tersedia, tetapi tidak mengetahui gudang, area, rak, atau lokasi penyimpanannya.

Penerimaan Tidak Terkontrol

Barang datang tanpa pemeriksaan yang terstruktur terhadap purchase order, jumlah, batch, serial, atau kondisi barang.

Picking dan Pengiriman Rawan Salah

Tim masih menggunakan catatan manual sehingga produk, jumlah, batch, atau tujuan pengiriman mudah tertukar.

Restock Terlambat

Pengadaan baru dilakukan ketika stok hampir habis karena tidak ada reorder rule, forecast, atau visibilitas terhadap kebutuhan barang.

Laporan Harus Direkap Manual

Data stok, mutasi, aging, dan aktivitas gudang berada di beberapa file sehingga laporan terlambat dan sulit diverifikasi.

Mulai dari Inventory Control, Kembangkan hingga Warehouse Management

Odoo Inventory membantu perusahaan mencatat setiap pergerakan barang dan memantau ketersediaan stok. Untuk operasional yang lebih kompleks, sistem dapat dikembangkan dengan lokasi penyimpanan, putaway, picking, packing, barcode, batch, serial number, expiry date, dan workflow gudang sesuai kebutuhan.

TINGKAT 1

Inventory Control

Produk, multi-gudang, stok masuk-keluar, transfer, adjustment, stock opname, dan aturan restock.

TINGKAT 2

Warehouse Operations

Multi-lokasi, putaway, picking, packing, barcode, batch/serial, expiry, approval, dan traceability.

TINGKAT 3

Integrated Supply Chain

Purchase, Sales, Manufacturing, Accounting, POS, ecommerce, shipping, dan integrasi sistem lain.

Ruang lingkup ditentukan melalui requirement gathering. Perusahaan dapat memulai dari kebutuhan prioritas dan menambahkan proses lain secara bertahap.

Dari Barang Datang hingga Dikirim, Semua Tercatat

Setiap transaksi memperbarui ketersediaan dan histori pergerakan barang. Dengan alur yang konsisten, tim gudang dan manajemen menggunakan data yang sama untuk menjalankan operasional dan mengambil keputusan.

Alur inventory: Purchase Order, Receive, Quality Check, Putaway, Store, Pick, Pack, lalu Deliver.
Cabang proses: Transfer · Return · Stock Opname · Adjustment

*Tahapan dapat disesuaikan dengan modul dan ruang lingkup implementasi.

Fitur Inventory & Warehouse yang Dapat Diimplementasikan

Ruang lingkup fitur disusun sesuai proses, prioritas, dan kompleksitas operasional gudang Anda.

A. Kendalikan Data dan Stok

Master Produk

Kelola SKU, kategori, varian, satuan, barcode, berat, volume, dan informasi produk dalam satu database.

Multi-Gudang dan Multi-Lokasi

Pantau stok berdasarkan perusahaan, gudang, area, rak, atau lokasi operasional yang digunakan.

On Hand dan Forecasted Stock

Lihat stok tersedia, barang yang akan masuk, barang yang sudah dialokasikan, dan kebutuhan mendatang.

Stock Adjustment dan Stock Opname

Catat hasil penghitungan fisik, selisih, alasan penyesuaian, dan histori perubahan stok.

B. Kelola Operasional Gudang

Penerimaan Barang

Catat dan validasi barang yang diterima dari supplier berdasarkan dokumen dan workflow yang disepakati.

Putaway dan Penyimpanan

Arahkan barang ke lokasi penyimpanan berdasarkan kategori, kapasitas, atau aturan yang dikonfigurasi.

Picking dan Packing

Siapkan serta periksa barang sebelum pengiriman untuk mengurangi kesalahan produk dan jumlah.

Transfer Internal

Kelola perpindahan antar-gudang dan antar-lokasi dengan jejak transaksi yang dapat ditelusuri.

C. Traceability dan Kontrol

Batch, Lot, dan Serial Number

Telusuri barang berdasarkan batch, lot, atau nomor seri dari penerimaan hingga pengiriman.

Expiry Date dan FEFO

Pantau tanggal kedaluwarsa dan prioritaskan barang tertentu sesuai konfigurasi serta kebutuhan industri.

Barcode

Gunakan barcode untuk mempercepat identifikasi produk dan transaksi gudang sesuai perangkat serta workflow yang disepakati.

Role, Approval, dan Audit Trail

Atur hak akses, proses persetujuan, dan histori transaksi untuk meningkatkan kontrol operasional.

D. Planning dan Laporan

Reordering Rules

Tentukan minimum stock, maximum stock, lead time, dan kebutuhan pemesanan ulang.

Inventory Valuation

Lihat nilai persediaan menggunakan metode dan konfigurasi akuntansi yang sesuai dengan ruang lingkup.

Aging dan Pergerakan Stok

Analisis stok lama, produk bergerak lambat, mutasi barang, dan histori transaksi.

Dashboard dan Laporan Khusus

Sediakan laporan operasional dan manajemen berdasarkan kebutuhan pengguna dan data yang tersedia.

Catatan: Ketersediaan fitur bergantung pada versi Odoo, modul yang digunakan, konfigurasi, development, perangkat, dan ruang lingkup proyek. Tidak semua perusahaan membutuhkan seluruh fitur sekaligus.

Hubungkan Inventory dengan Proses Bisnis Lainnya

Perusahaan dapat memulai dari Inventory & Warehouse, kemudian menambahkan modul dan integrasi lain secara bertahap.

Purchase

Buat kebutuhan pengadaan, purchase order, penerimaan, retur, dan data supplier dalam alur yang terhubung.

Sales dan Delivery

Alokasikan stok dari sales order dan lanjutkan ke picking serta pengiriman tanpa input ulang.

Manufacturing

Kelola kebutuhan bahan baku, konsumsi material, work order, WIP, dan penerimaan produk jadi sesuai cakupan implementasi.

Accounting

Hubungkan transaksi persediaan dengan valuation, HPP, invoice, dan pencatatan akuntansi sesuai konfigurasi.

POS dan Ecommerce

Sinkronkan transaksi kanal penjualan dengan inventory melalui modul atau integrasi yang sesuai.

API dan Sistem Internal

Integrasikan Odoo dengan marketplace, shipping, perangkat, accounting, ERP, atau aplikasi internal setelah kebutuhan teknis dianalisis.

Integrasi dengan marketplace, ekspedisi, timbangan, RFID, atau perangkat scanner memerlukan pemeriksaan API, perangkat, provider, dan kemungkinan biaya pihak ketiga.

Dapat Disesuaikan untuk Berbagai Operasional

Rancangan sistem mengikuti karakteristik produk, transaksi, lokasi, pengguna, dan kontrol yang dibutuhkan.

Trading dan Distribusi

Kelola pembelian, stok multi-gudang, alokasi pesanan, picking, delivery, retur, dan pergerakan barang.

Retail dan Multi-Cabang

Pantau stok gudang pusat dan cabang serta hubungkan pergerakan barang dengan POS atau kanal penjualan.

Manufaktur

Kelola bahan baku, barang setengah jadi, produk jadi, lot, expiry, dan kebutuhan produksi.

Ecommerce dan Omnichannel

Satukan stok, order, fulfillment, dan pengiriman melalui integrasi yang sesuai dengan platform yang digunakan.

Produk Berserial atau Bergaransi

Telusuri serial number, penerimaan, pengiriman, customer, dan histori barang.

Produk Kedaluwarsa

Kelola batch, expiry date, traceability, dan strategi pengeluaran untuk makanan, farmasi, atau produk kedaluwarsa sesuai proses serta regulasi perusahaan.

Kesesuaian solusi untuk industri dengan regulasi khusus harus dikonfirmasi melalui analisis kebutuhan dan kepatuhan yang berlaku.

Proses Implementasi dari Analisis Gudang hingga Go-Live

Setiap tahap membantu memastikan konfigurasi sistem sesuai dengan alur barang dan tanggung jawab pengguna.

01

Konsultasi Awal

Memahami jenis produk, jumlah SKU, volume transaksi, gudang, lokasi, pengguna, perangkat, dan kendala operasional saat ini.

02

Requirement Gathering

Memetakan penerimaan, penyimpanan, transfer, picking, packing, pengiriman, retur, opname, approval, laporan, dan integrasi.

03

Solution Design

Menentukan modul, konfigurasi warehouse, location, route, operation type, replenishment, hak akses, migrasi, dan tahapan implementasi.

04

Konfigurasi dan Development

Menyiapkan Odoo Inventory serta melakukan development, integrasi, report, atau workflow khusus apabila diperlukan.

05

Migrasi, Testing, dan Training

Memindahkan master data serta saldo awal yang disepakati, melakukan user acceptance testing, dan melatih pengguna berdasarkan perannya.

06

Go-Live dan Support

Mendampingi stock opening atau cutover, penggunaan awal, penanganan kendala, dan evaluasi pengembangan berikutnya.

Durasi implementasi bergantung pada ruang lingkup, jumlah gudang dan lokasi, kualitas data, kebutuhan integrasi, perangkat, serta tingkat kustomisasi. Estimasi diberikan setelah konsultasi awal.

Apa yang Anda Dapatkan?

Deliverables disepakati berdasarkan kebutuhan dan ruang lingkup implementasi.

FAQ Odoo Inventory & Warehouse Management

Software inventory berfokus pada jumlah, nilai, dan pergerakan stok. WMS mengelola aktivitas gudang secara lebih detail, seperti lokasi penyimpanan, putaway, picking, packing, barcode, dan penugasan operasional. Implementasi dapat dimulai dari inventory control kemudian dikembangkan ke WMS sesuai kebutuhan.

Tidak. Perusahaan dapat memulai dari produk, multi-gudang, penerimaan, pengiriman, transfer, stock opname, dan restock. Fitur WMS lanjutan ditambahkan apabila kompleksitas operasional membutuhkannya.

Ya. Gudang dan lokasi penyimpanan dapat dikonfigurasi sesuai struktur operasional serta hak akses yang disepakati.

Barcode dapat digunakan melalui modul, perangkat, dan workflow yang sesuai. Jenis scanner, printer label, format barcode, serta kebutuhan mobile perlu diperiksa saat requirement gathering.

Ya, kebutuhan traceability dapat dikonfigurasi sesuai produk dan proses perusahaan. Detail metode pengeluaran serta laporan perlu ditentukan dalam ruang lingkup.

Strategi pengeluaran barang dapat dikonfigurasi sesuai fitur, versi Odoo, dan kebutuhan proses. Penerapannya perlu diuji menggunakan skenario operasional perusahaan.

Ya. Purchase dapat menghasilkan proses penerimaan, sedangkan Sales dapat menghasilkan delivery. Integrasi ini membantu mengurangi input ulang dan menjaga transaksi stok tetap terhubung dengan dokumen bisnis.

Ya. Bahan baku, konsumsi material, work order, dan produk jadi dapat dihubungkan melalui modul Manufacturing sesuai ruang lingkup implementasi.

Ya. Inventory valuation, HPP, invoice, dan jurnal dapat dihubungkan apabila modul dan konfigurasi accounting termasuk dalam implementasi.

Integrasi dapat dilakukan menggunakan konektor atau API yang sesuai. Ketersediaan fitur, perubahan API platform, batas transaksi, biaya provider, dan kebutuhan maintenance akan diperiksa saat konsultasi.

Ya. Master produk, gudang, lokasi, batch, serial, dan saldo awal dapat dimigrasikan setelah format, kualitas, duplikasi, dan tanggal cutover disepakati.

Untuk Odoo Community Edition tidak ada biaya lisensi software per pengguna. Namun, terdapat biaya implementasi, hosting, development, integrasi, perangkat, training, maintenance, dan support sesuai kebutuhan.

Biaya bergantung pada jumlah pengguna, SKU, gudang, lokasi, cakupan modul, volume transaksi, workflow, migrasi, perangkat, integrasi, development, hosting, dan support. Estimasi diberikan setelah konsultasi dan pemetaan kebutuhan.

Durasi bergantung pada ruang lingkup dan kompleksitas. Implementasi inventory dasar dapat lebih cepat daripada WMS dengan banyak lokasi, perangkat, integrasi, migrasi, dan development khusus.

Ya. Training dan pendampingan go-live dapat dimasukkan dalam ruang lingkup. Support lanjutan tersedia sesuai paket atau kontrak yang disepakati.

Siap Membuat Stok dan Operasional Gudang Lebih Terkendali?

Ceritakan bagaimana perusahaan Anda menerima, menyimpan, memindahkan, menghitung, dan mengirim barang saat ini. Tim Nextgen akan membantu memetakan apakah kebutuhan Anda cukup dengan inventory control, memerlukan WMS, atau perlu diintegrasikan dengan proses bisnis lain.