Software Inventory untuk Stok Lebih Terkendali
Kelola penerimaan, penyimpanan, perpindahan, picking, pengiriman, stock opname, dan kebutuhan restock dalam satu sistem yang dapat disesuaikan dengan operasional gudang perusahaan Anda.
- Pantau stok berdasarkan produk, gudang, dan lokasi penyimpanan.
- Catat penerimaan, transfer, picking, dan pengiriman dalam alur yang jelas.
- Kurangi selisih stok melalui transaksi, approval, dan audit trail yang dapat ditelusuri.
- Kelola batch, serial number, expiry date, dan barcode sesuai kebutuhan.
- Hubungkan inventory dengan Purchase, Sales, Manufacturing, dan Accounting tanpa input berulang.
Solusi dapat dibangun menggunakan Odoo Community Edition yang bersifat open-source. Tidak ada biaya lisensi software per pengguna untuk Community Edition, sedangkan biaya implementasi, hosting, development, integrasi, perangkat, training, maintenance, dan support disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
18,420
20,150
24
31
Apakah Data Stok dan Aktivitas Gudang Anda Masih Terpisah?
Ketika penerimaan, penyimpanan, transfer, picking, dan pengiriman tidak tercatat dalam satu alur, stok di sistem mudah berbeda dengan kondisi fisik di gudang.
Stok Sistem Berbeda dengan Fisik
Penerimaan, pengeluaran, retur, atau penyesuaian tidak dicatat secara konsisten sehingga stock opname selalu menghasilkan selisih.
Lokasi Barang Sulit Ditemukan
Tim mengetahui barang masih tersedia, tetapi tidak mengetahui gudang, area, rak, atau lokasi penyimpanannya.
Penerimaan Tidak Terkontrol
Barang datang tanpa pemeriksaan yang terstruktur terhadap purchase order, jumlah, batch, serial, atau kondisi barang.
Picking dan Pengiriman Rawan Salah
Tim masih menggunakan catatan manual sehingga produk, jumlah, batch, atau tujuan pengiriman mudah tertukar.
Restock Terlambat
Pengadaan baru dilakukan ketika stok hampir habis karena tidak ada reorder rule, forecast, atau visibilitas terhadap kebutuhan barang.
Laporan Harus Direkap Manual
Data stok, mutasi, aging, dan aktivitas gudang berada di beberapa file sehingga laporan terlambat dan sulit diverifikasi.
Mulai dari Inventory Control, Kembangkan hingga Warehouse Management
Odoo Inventory membantu perusahaan mencatat setiap pergerakan barang dan memantau ketersediaan stok. Untuk operasional yang lebih kompleks, sistem dapat dikembangkan dengan lokasi penyimpanan, putaway, picking, packing, barcode, batch, serial number, expiry date, dan workflow gudang sesuai kebutuhan.
TINGKAT 1
Inventory Control
Produk, multi-gudang, stok masuk-keluar, transfer, adjustment, stock opname, dan aturan restock.
TINGKAT 2
Warehouse Operations
Multi-lokasi, putaway, picking, packing, barcode, batch/serial, expiry, approval, dan traceability.
TINGKAT 3
Integrated Supply Chain
Purchase, Sales, Manufacturing, Accounting, POS, ecommerce, shipping, dan integrasi sistem lain.
Ruang lingkup ditentukan melalui requirement gathering. Perusahaan dapat memulai dari kebutuhan prioritas dan menambahkan proses lain secara bertahap.
Dari Barang Datang hingga Dikirim, Semua Tercatat
Setiap transaksi memperbarui ketersediaan dan histori pergerakan barang. Dengan alur yang konsisten, tim gudang dan manajemen menggunakan data yang sama untuk menjalankan operasional dan mengambil keputusan.
*Tahapan dapat disesuaikan dengan modul dan ruang lingkup implementasi.
Fitur Inventory & Warehouse yang Dapat Diimplementasikan
Ruang lingkup fitur disusun sesuai proses, prioritas, dan kompleksitas operasional gudang Anda.
A. Kendalikan Data dan Stok
Master Produk
Kelola SKU, kategori, varian, satuan, barcode, berat, volume, dan informasi produk dalam satu database.
Multi-Gudang dan Multi-Lokasi
Pantau stok berdasarkan perusahaan, gudang, area, rak, atau lokasi operasional yang digunakan.
On Hand dan Forecasted Stock
Lihat stok tersedia, barang yang akan masuk, barang yang sudah dialokasikan, dan kebutuhan mendatang.
Stock Adjustment dan Stock Opname
Catat hasil penghitungan fisik, selisih, alasan penyesuaian, dan histori perubahan stok.
B. Kelola Operasional Gudang
Penerimaan Barang
Catat dan validasi barang yang diterima dari supplier berdasarkan dokumen dan workflow yang disepakati.
Putaway dan Penyimpanan
Arahkan barang ke lokasi penyimpanan berdasarkan kategori, kapasitas, atau aturan yang dikonfigurasi.
Picking dan Packing
Siapkan serta periksa barang sebelum pengiriman untuk mengurangi kesalahan produk dan jumlah.
Transfer Internal
Kelola perpindahan antar-gudang dan antar-lokasi dengan jejak transaksi yang dapat ditelusuri.
C. Traceability dan Kontrol
Batch, Lot, dan Serial Number
Telusuri barang berdasarkan batch, lot, atau nomor seri dari penerimaan hingga pengiriman.
Expiry Date dan FEFO
Pantau tanggal kedaluwarsa dan prioritaskan barang tertentu sesuai konfigurasi serta kebutuhan industri.
Barcode
Gunakan barcode untuk mempercepat identifikasi produk dan transaksi gudang sesuai perangkat serta workflow yang disepakati.
Role, Approval, dan Audit Trail
Atur hak akses, proses persetujuan, dan histori transaksi untuk meningkatkan kontrol operasional.
D. Planning dan Laporan
Reordering Rules
Tentukan minimum stock, maximum stock, lead time, dan kebutuhan pemesanan ulang.
Inventory Valuation
Lihat nilai persediaan menggunakan metode dan konfigurasi akuntansi yang sesuai dengan ruang lingkup.
Aging dan Pergerakan Stok
Analisis stok lama, produk bergerak lambat, mutasi barang, dan histori transaksi.
Dashboard dan Laporan Khusus
Sediakan laporan operasional dan manajemen berdasarkan kebutuhan pengguna dan data yang tersedia.
Catatan: Ketersediaan fitur bergantung pada versi Odoo, modul yang digunakan, konfigurasi, development, perangkat, dan ruang lingkup proyek. Tidak semua perusahaan membutuhkan seluruh fitur sekaligus.
Hubungkan Inventory dengan Proses Bisnis Lainnya
Perusahaan dapat memulai dari Inventory & Warehouse, kemudian menambahkan modul dan integrasi lain secara bertahap.
Purchase
Buat kebutuhan pengadaan, purchase order, penerimaan, retur, dan data supplier dalam alur yang terhubung.
Sales dan Delivery
Alokasikan stok dari sales order dan lanjutkan ke picking serta pengiriman tanpa input ulang.
Manufacturing
Kelola kebutuhan bahan baku, konsumsi material, work order, WIP, dan penerimaan produk jadi sesuai cakupan implementasi.
Accounting
Hubungkan transaksi persediaan dengan valuation, HPP, invoice, dan pencatatan akuntansi sesuai konfigurasi.
POS dan Ecommerce
Sinkronkan transaksi kanal penjualan dengan inventory melalui modul atau integrasi yang sesuai.
API dan Sistem Internal
Integrasikan Odoo dengan marketplace, shipping, perangkat, accounting, ERP, atau aplikasi internal setelah kebutuhan teknis dianalisis.
Integrasi dengan marketplace, ekspedisi, timbangan, RFID, atau perangkat scanner memerlukan pemeriksaan API, perangkat, provider, dan kemungkinan biaya pihak ketiga.
Dapat Disesuaikan untuk Berbagai Operasional
Rancangan sistem mengikuti karakteristik produk, transaksi, lokasi, pengguna, dan kontrol yang dibutuhkan.
Trading dan Distribusi
Kelola pembelian, stok multi-gudang, alokasi pesanan, picking, delivery, retur, dan pergerakan barang.
Retail dan Multi-Cabang
Pantau stok gudang pusat dan cabang serta hubungkan pergerakan barang dengan POS atau kanal penjualan.
Manufaktur
Kelola bahan baku, barang setengah jadi, produk jadi, lot, expiry, dan kebutuhan produksi.
Ecommerce dan Omnichannel
Satukan stok, order, fulfillment, dan pengiriman melalui integrasi yang sesuai dengan platform yang digunakan.
Produk Berserial atau Bergaransi
Telusuri serial number, penerimaan, pengiriman, customer, dan histori barang.
Produk Kedaluwarsa
Kelola batch, expiry date, traceability, dan strategi pengeluaran untuk makanan, farmasi, atau produk kedaluwarsa sesuai proses serta regulasi perusahaan.
Kesesuaian solusi untuk industri dengan regulasi khusus harus dikonfirmasi melalui analisis kebutuhan dan kepatuhan yang berlaku.
Proses Implementasi dari Analisis Gudang hingga Go-Live
Setiap tahap membantu memastikan konfigurasi sistem sesuai dengan alur barang dan tanggung jawab pengguna.
01
Konsultasi Awal
Memahami jenis produk, jumlah SKU, volume transaksi, gudang, lokasi, pengguna, perangkat, dan kendala operasional saat ini.
02
Requirement Gathering
Memetakan penerimaan, penyimpanan, transfer, picking, packing, pengiriman, retur, opname, approval, laporan, dan integrasi.
03
Solution Design
Menentukan modul, konfigurasi warehouse, location, route, operation type, replenishment, hak akses, migrasi, dan tahapan implementasi.
04
Konfigurasi dan Development
Menyiapkan Odoo Inventory serta melakukan development, integrasi, report, atau workflow khusus apabila diperlukan.
05
Migrasi, Testing, dan Training
Memindahkan master data serta saldo awal yang disepakati, melakukan user acceptance testing, dan melatih pengguna berdasarkan perannya.
06
Go-Live dan Support
Mendampingi stock opening atau cutover, penggunaan awal, penanganan kendala, dan evaluasi pengembangan berikutnya.
Durasi implementasi bergantung pada ruang lingkup, jumlah gudang dan lokasi, kualitas data, kebutuhan integrasi, perangkat, serta tingkat kustomisasi. Estimasi diberikan setelah konsultasi awal.
Apa yang Anda Dapatkan?
Deliverables disepakati berdasarkan kebutuhan dan ruang lingkup implementasi.
FAQ Odoo Inventory & Warehouse Management
Software inventory berfokus pada jumlah, nilai, dan pergerakan stok. WMS mengelola aktivitas gudang secara lebih detail, seperti lokasi penyimpanan, putaway, picking, packing, barcode, dan penugasan operasional. Implementasi dapat dimulai dari inventory control kemudian dikembangkan ke WMS sesuai kebutuhan.
Tidak. Perusahaan dapat memulai dari produk, multi-gudang, penerimaan, pengiriman, transfer, stock opname, dan restock. Fitur WMS lanjutan ditambahkan apabila kompleksitas operasional membutuhkannya.
Ya. Gudang dan lokasi penyimpanan dapat dikonfigurasi sesuai struktur operasional serta hak akses yang disepakati.
Barcode dapat digunakan melalui modul, perangkat, dan workflow yang sesuai. Jenis scanner, printer label, format barcode, serta kebutuhan mobile perlu diperiksa saat requirement gathering.
Ya, kebutuhan traceability dapat dikonfigurasi sesuai produk dan proses perusahaan. Detail metode pengeluaran serta laporan perlu ditentukan dalam ruang lingkup.
Strategi pengeluaran barang dapat dikonfigurasi sesuai fitur, versi Odoo, dan kebutuhan proses. Penerapannya perlu diuji menggunakan skenario operasional perusahaan.
Ya. Purchase dapat menghasilkan proses penerimaan, sedangkan Sales dapat menghasilkan delivery. Integrasi ini membantu mengurangi input ulang dan menjaga transaksi stok tetap terhubung dengan dokumen bisnis.
Ya. Bahan baku, konsumsi material, work order, dan produk jadi dapat dihubungkan melalui modul Manufacturing sesuai ruang lingkup implementasi.
Ya. Inventory valuation, HPP, invoice, dan jurnal dapat dihubungkan apabila modul dan konfigurasi accounting termasuk dalam implementasi.
Integrasi dapat dilakukan menggunakan konektor atau API yang sesuai. Ketersediaan fitur, perubahan API platform, batas transaksi, biaya provider, dan kebutuhan maintenance akan diperiksa saat konsultasi.
Ya. Master produk, gudang, lokasi, batch, serial, dan saldo awal dapat dimigrasikan setelah format, kualitas, duplikasi, dan tanggal cutover disepakati.
Untuk Odoo Community Edition tidak ada biaya lisensi software per pengguna. Namun, terdapat biaya implementasi, hosting, development, integrasi, perangkat, training, maintenance, dan support sesuai kebutuhan.
Biaya bergantung pada jumlah pengguna, SKU, gudang, lokasi, cakupan modul, volume transaksi, workflow, migrasi, perangkat, integrasi, development, hosting, dan support. Estimasi diberikan setelah konsultasi dan pemetaan kebutuhan.
Durasi bergantung pada ruang lingkup dan kompleksitas. Implementasi inventory dasar dapat lebih cepat daripada WMS dengan banyak lokasi, perangkat, integrasi, migrasi, dan development khusus.
Ya. Training dan pendampingan go-live dapat dimasukkan dalam ruang lingkup. Support lanjutan tersedia sesuai paket atau kontrak yang disepakati.
Siap Membuat Stok dan Operasional Gudang Lebih Terkendali?
Ceritakan bagaimana perusahaan Anda menerima, menyimpan, memindahkan, menghitung, dan mengirim barang saat ini. Tim Nextgen akan membantu memetakan apakah kebutuhan Anda cukup dengan inventory control, memerlukan WMS, atau perlu diintegrasikan dengan proses bisnis lain.
Demo Penggunaan Software Inventory
Lihat bagaimana software Inventory membantu perusahaan mengelola stok, perpindahan barang, penerimaan, pengiriman, hingga proses warehouse management melalui video demonstrasi yang dapat Anda tonton langsung di halaman ini.