Debugging Pada Dart

Debugging Pada Dart

Setiap saat, para developer melakukan kesalahan saat membuat kode. Kesalahan dalam program disebut sebagai bug. Proses menemukan dan memperbaiki bug disebut debugging dan merupakan bagian normal dari proses pengembangan. Bagian ini mencakup alat dan teknik yang dapat membantu Anda dalam tugas debugging.

Editor WebStorm memungkinkan penempatan breakpoint dan debugging langkah demi langkah. Program akan berhenti pada titik di mana breakpoint ditempatkan. Fungsionalitas ini mirip dengan yang Anda harapkan dari pengembangan aplikasi Java atau C#.  Anda dapat melihat variabel, mencetak dan memeriksa stack, melompati dan memasuki panggilan fungsi, semuanya bisa dilakukan dengan memakai Editor WebStorm.

Menambahkan Breakpoint #

Perhatikan potongan kode berikut. (TestString.dart)

void main() { 
   int a = 10, b = 20, c = 5; 
   c = c * c * c; 
   
   print("$a + $b = ${a+b}"); 
   print("$a%$b = ${a%b}");  // Tambahkan break point di sini
   print("$a*$b = ${a*b}"); 
   print("$a/$b = ${a/b}"); 
   print(c); 
}

Untuk menambahkan breakpoint, klik pada margin kiri. Pada gambar di bawah ini, baris nomor 7 memiliki breakpoint.

 

 

Jalankan program dalam mode debug. Melalui project explorer, klik kanan pada program Dart yang ingin dijalankan, dalam kasus ini adalah TestString.dart.

 

 

Setelah program dijalankan dalam mode debug, Anda akan mendapatkan jendela Debugger seperti yang ditunjukkan pada tangkapan layar berikut. Tab variabel menunjukkan nilai-nilai variabel dalam konteks saat ini. Anda dapat menambahkan watchers untuk variabel tertentu dan melacak perubahan nilai-nilai tersebut menggunakan watches.

 

 

Step Into (F7): Ikon panah pada menu debug membantu menjalankan satu baris kode pada satu waktu. Jika fungsi utama memanggil fungsi lainnya (subroutine), maka proses debug akan masuk ke kode subroutine tersebut.

Step over (F8): Fungsi mirip dengan Step Into. Perbedaan penggunaan terjadi ketika eksekusi program saat ini berisi panggilan ke subroutine. Jika fungsi utama memanggil fungsi lain (subroutine), Step over tidak akan masuk ke subroutine sehingga proses ini akan melewati subroutine.

Step Out (Shift+F8): Menjalankan baris sisa dari sebuah fungsi dari titik eksekusi saat ini berada. Baris kode berikutnya yang ditampilkan adalah pernyataan setelah pemanggilan subroutine.

Setelah berjalan dalam mode debug, program memberikan keluaran berikut :

10 + 20 = 30
10%20 = 10
10*20 = 200
10/20 = 0.5
125

Tinggalkan Balasan

Keranjang Belanja0
Keranjang belanja kosong ...
0